Lintas Nusa

Media Lintas Informasi Antar Nusa

Nusantara

Tiga Nelayan Dilaporkan Hilang Kontak, Posmat TNI AL Tapaktuan Lanal Simeulue Lakukan Pencarian

Lintasnusa. com-22 Juni 2020,– Posmat TNI AL Tapaktuan yang berada dibawah jajaran Lanal Simeulue Lantamal I yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan lakukan pencarian terhadap tiga orang nelayan jaring robin yang dinyatakan hilang saat mencari ikan di Laut Seubadeh, Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan.

Danposmat Tapaktuan, Sertu Mar Choirul Anam mengatakan, “Posmat Tapaktuan menerima laporan dari warga bahwa pada Senin (15/6) dinihari, tiga orang nelayan berangkat mencari ikan dengan menggunakan boat robin dari TPI Pasi Seubadeh. Biasanya mereka pulang pada siang hari, namun hingga sore mereka belum juga belum kembali dari melaut. Ketiga nelayan yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernama Anwar (45), Kamaruzzaman (42) dan Hilmi (44) yang merupakan warga Seubadeh Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan”.

“Pihak keluarga sebelumnya telah melaporkan kejadian tersebut ke panglima laot selanjutnya para nelayan lainnya membantu melakukan pencarian dan sampai dengan Senin malam belum juga ditemukan. Upaya pencarian mandiri yang dilakukan nelayan belum juga berhasil, panglima laot melaporkan kejadian tersebut ke Posmat TNI AL Tapaktuan dan Satgas SAR Kabupaten Aceh Selatan,” lanjutnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Danposmat TNI AL Tapaktuan melaporkan kejadian kepada Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue Letkol Laut (P) Dian Wahyudi, S.T., M.Tr. Hanla. Selanjutnya Danlanal Simeulue memerintahkan untuk segera melakukan pencarian serta berkoordinasi dengan BPBD dan Satgas SAR (Search And Rescue) Kabupaten Aceh Selatan serta Instansi TNI/Polri guna menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.

“Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan dan Nelayan membuahkan hasil dengan ditemukannya tiga nelayan yang dinyatakan hilang dalam keadaan selamat pada Selasa (16/6). Ketiga nelayan beserta boat robinnya ditarik dan tiba di TPI Pasie Seubadeh pada Rabu dinihari,” pungkasnya.

Menurut keterangan ketiga nelayan yang hilang kontak tersebut bahwa mereka kehilangan kontak dikarenakan adanya kerusakan mesin boat robin yang digunakannya dan boat tersebut terbawa arus hingga akhirnya ditemukan di Perairan Pulau Banyak oleh rekan sesama nelayan yang turut serta dalam upaya pencarian bersama Tim SAR Gabungan.

Dengan ditemukannya ketiga nelayan yang dinyatakan hilang kontak tersebut dan sudah kembali kepada keluarganya masing-masing, maka Operasi SAR yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dinyatakan selesai dan ditutup oleh Ketua Satgas SAR Aceh Selatan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *