Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Adrian Luna, Ini Kontribusinya Selama Dipinja

Berita, Olahraga61 Dilihat

Lintasnusa.com – Masa peminjaman Adrian Luna bersama Persik Kediri resmi berakhir setelah kompetisi BRI Super League 2025/2026 usai digelar. Gelandang asal Uruguay itu dipastikan tidak lagi memperkuat Macan Putih dan akan kembali ke klub asalnya, Kerala Blasters, yang berkompetisi di Liga Super India.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Meski hanya memperkuat Persik selama putaran kedua musim lalu, Adrian Luna berhasil meninggalkan kesan positif berkat kontribusinya di lini tengah. Pengalaman, visi bermain, serta kemampuan menciptakan peluang membuat kehadirannya menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan performa Persik pada paruh kedua kompetisi.

Didatangkan dari Kerala Blasters

Persik Kediri mendatangkan Adrian Luna dengan status pinjaman dari Kerala Blasters pada bursa transfer pertengahan musim. Perekrutan pemain berusia 34 tahun tersebut menjadi salah satu langkah strategis manajemen untuk menambah kreativitas permainan sekaligus memperkuat sektor tengah.

Sejak menjalani debutnya, Luna langsung menjadi pilihan utama berkat kualitas teknik yang dimilikinya. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional membuatnya mampu beradaptasi dengan cepat di sepak bola Indonesia.

Keberadaannya juga memberikan keseimbangan antara lini tengah dan lini depan sehingga permainan Persik menjadi lebih efektif dalam membangun serangan.

Statistik Adrian Luna Bersama Persik

Selama membela Macan Putih, Adrian Luna tampil dalam 15 pertandingan di BRI Super League 2025/2026.

Dalam periode tersebut, ia berhasil mencatatkan statistik yang cukup impresif, yakni:

  • 15 pertandingan.
  • 2 gol.
  • 4 assist.
  • Menjadi motor serangan di lini tengah Persik.

Selain kontribusi berupa gol dan assist, Luna juga dikenal memiliki akurasi umpan yang tinggi, visi bermain yang tajam, serta kemampuan mengatur tempo pertandingan. Berkat kualitas tersebut, lini tengah Persik tampil lebih agresif dan kreatif saat membangun serangan.

Baca Juga : Resmi Gabung Madura United, Rifqi Ray Farandi Siap Buktikan Kualitas di BRI Super League 2026/2027

Gol Perdana ke Gawang Bali

Gol pertama Adrian Luna bersama Persik tercipta saat Macan Putih meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Bali di Stadion Brawijaya pada 30 Januari 2026.

Gol tersebut menjadi awal kontribusinya sebagai pemain yang mampu memberikan solusi ketika tim membutuhkan kreativitas di lini serang.

Penampilannya pada laga tersebut juga menuai banyak pujian karena mampu mengendalikan permainan dan menjadi penghubung antara lini tengah serta lini depan.

Tutup Musim dengan Gol ke Gawang Semen Padang

Gol kedua Luna hadir pada pekan ke-32 saat Persik Kediri mengalahkan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim.

Kontribusi tersebut semakin menegaskan pentingnya peran pemain asal Uruguay itu dalam membantu Persik meraih hasil positif menjelang berakhirnya musim kompetisi.

Meski hanya mencetak dua gol, pengaruh Luna di lapangan jauh lebih besar dibandingkan angka statistik semata. Ia menjadi kreator serangan yang mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menciptakan peluang.

Manajemen Persik Sampaikan Terima Kasih

Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Adrian Luna selama menjalani masa peminjaman.

Menurutnya, Luna bukan hanya memberikan kontribusi melalui gol maupun assist, tetapi juga menghadirkan perubahan signifikan terhadap gaya bermain Macan Putih.

“Meski singkat, Adrian Luna memberikan kontribusi besar dalam perjalanan musim lalu. Tidak hanya melalui gol dan assist, dia juga memberikan perbedaan dalam permainan Persik makin agresif. Kami berterima kasih atas kontribusinya selama ini,” ujar Rachmad Tri Kuncara.

Ucapan tersebut menjadi bentuk penghargaan dari manajemen atas profesionalisme dan dedikasi Luna selama membela Persik.

Masa Depan Adrian Luna

Berakhirnya masa peminjaman membuat Adrian Luna akan kembali ke Kerala Blasters sesuai kontraknya.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai apakah Persik akan berupaya memperpanjang kerja sama atau mendatangkannya kembali secara permanen.

Namun, performa yang ditunjukkan selama setengah musim membuat Luna diyakini masih memiliki peluang untuk kembali bermain di Liga Indonesia apabila ada klub yang tertarik menggunakan jasanya.

Kesimpulan

Adrian Luna mungkin hanya membela Persik Kediri selama setengah musim, tetapi kontribusinya memberikan dampak yang cukup besar bagi performa Macan Putih. Dengan torehan dua gol, empat assist, serta kemampuan mengatur ritme permainan, gelandang asal Uruguay tersebut berhasil menjadi salah satu pemain penting di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Kini, setelah masa peminjamannya berakhir, Persik Kediri mengucapkan terima kasih atas dedikasi Adrian Luna. Sementara itu, para pendukung Macan Putih akan menantikan apakah suatu hari nanti sang gelandang kembali merumput di Stadion Brawijaya.