Angin kencang disertai hujan deras melanda Bungursari, Tasikmalaya. Sejumlah rumah dan kantor kecamatan rusak. Pemerintah lakukan penanganan darurat.

Berita, Jabar86 Dilihat

Tasikmalaya, Lintasnusa.com — Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Tasikmalaya pada Selasa sore, sekitar pukul 16.40 WIB. Meskipun berlangsung singkat, fenomena tersebut menimbulkan dampak kerusakan yang cukup serius di sejumlah titik, khususnya di Kampung Bungursari, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari.

Menurut laporan awal warga setempat, hembusan angin kencang terjadi hanya sekitar 10 detik. Namun demikian, dorongan angin tersebut dinilai sangat kuat hingga menyebabkan bagian atap rumah warga terangkat, material bangunan beterbangan, serta merusak sejumlah fasilitas umum.

Ketua RT setempat, Momon, membenarkan adanya kerusakan di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian genting dan plafon akibat terpaan angin dan hujan yang terjadi secara mendadak. “Anginnya tiba-tiba datang, sangat kuat, hanya sebentar tetapi mampu merusak. Warga sempat panik karena benda-benda beterbangan,” ungkapnya.

Selain permukiman warga, Kantor Kecamatan Bungursari juga mengalami kerusakan pada bagian atap dan sejumlah elemen bangunan lainnya. Tim setempat tengah melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan tingkat kerusakan serta dampak terhadap pelayanan publik.

Baca Juga  : KM Kerapu Putih Karam Dihantam Gelombang Besar di Perairan Pantai Parai, Dua Nelayan Berhasil Selamat

Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui jajaran kewilayahan tengah berkoordinasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk membantu warga terdampak serta melakukan asesmen cepat di lapangan. Aparat dan relawan diturunkan untuk membantu membersihkan material bangunan yang rusak sekaligus memastikan area tetap aman dari potensi bahaya lanjutan.

“Warga diminta tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi kembali dalam beberapa hari ke depan. Kami sedang melakukan pendataan jumlah rumah terdampak dan memastikan bantuan penanganan segera dilakukan,” ujar salah satu petugas kewilayahan.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kerusakan atau kondisi berbahaya kepada aparat setempat guna mempercepat proses penanganan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *