Jakarta. – Barcelona kembali menunjukkan dominasinya usai menaklukkan Elche 3-1 pada pekan ke-22 La Liga 2025/2026. Laga yang digelar di Estadio Manuel Martínez Valero, Minggu (1/2/2026) dini hari WIB, menjadi panggung pembuktian peran vital Frenkie de Jong sebagai pemimpin dan pengendali permainan di bawah arahan pelatih Hansi Flick.
Tiga gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Lamine Yamal pada menit ke-6, Ferran Torres menit ke-40, dan Marcus Rashford pada menit ke-72. Elche hanya mampu membalas melalui gol Álvaro Rodríguez di menit ke-29. Sejak awal laga, Blaugrana tampil dominan dan mampu menjaga kendali permainan hingga peluit akhir.
Sorotan utama tertuju pada Frenkie de Jong yang dipercaya mengenakan ban kapten. Tanpa kehadiran Pedri di lini tengah, gelandang asal Belanda itu memikul tanggung jawab ganda: memimpin tim sekaligus menjadi poros utama permainan Barcelona.
De Jong tampil sebagai pengatur tempo dan penghubung antarlini. Ia menjadi pusat sirkulasi bola, memastikan keseimbangan antara fase menyerang dan bertahan tetap terjaga. Kontribusinya terlihat jelas saat mencatat satu assist untuk gol Ferran Torres, yang sekaligus menambah koleksi assist-nya musim ini menjadi enam, dengan lima di antaranya tercipta di La Liga.
Secara statistik, De Jong menunjukkan performa impresif. Ia mencatat 71 sentuhan, dengan akurasi umpan mencapai 92 persen. Selain itu, ia menciptakan empat peluang besar dan lima umpan kunci, menjaga aliran serangan Barcelona tetap hidup sepanjang pertandingan.
Perannya tak hanya dominan di sektor ofensif. Dalam fase bertahan, De Jong mencatat enam pemulihan bola, satu intersep, serta satu duel udara yang dimenangkan, menegaskan perannya sebagai gelandang komplet.
Meski tampil solid, penampilan De Jong tetap menyisakan catatan. Ia menerima satu kartu kuning dan kini hanya berjarak satu kartu dari potensi larangan tampil pada laga berikutnya.
Secara keseluruhan, performa De Jong musim ini semakin menegaskan statusnya sebagai figur sentral Barcelona. Hingga pekan ke-22, ia telah tampil 17 kali di La Liga, dengan 14 kali menjadi starter, serta mencatat lebih dari 1.300 menit bermain.
Di bawah kepemimpinan Hansi Flick, Frenkie de Jong kian menjelma sebagai jenderal lini tengah—bukan hanya pemimpin di atas lapangan, tetapi juga fondasi permainan Barcelona dalam perburuan prestasi musim ini.







