Penajam, Lintasnusa.com – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momen untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan penting terkait pelestarian lingkungan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di kawasan PT ITCI Kartika Utama, Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat (13/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Penajam Paser Utara Andreas Alek Danantara serta tokoh nasional Hasyim Djojohadikusumo. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan dihadiri unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen perusahaan.
Momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat sinergi antara berbagai pihak sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, khususnya kawasan hutan yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan ekosistem.
Sejak sore hari, para tamu undangan mulai berdatangan ke lokasi acara yang berada di kawasan operasional perusahaan. Suasana Ramadan terasa kental dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti tausiyah singkat, dialog santai, hingga diskusi ringan mengenai berbagai isu pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi agenda silaturahmi semata, tetapi juga dimaknai sebagai ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kerja sama yang lebih erat di berbagai sektor.
Dalam kesempatan itu, Hasyim Djojohadikusumo menyoroti pentingnya menjaga kelestarian hutan yang selama puluhan tahun telah dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas pembangunan dan ekonomi. Ia menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus diimbangi dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan.
“Sejak tahun 1982 kawasan hutan telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Karena itu diperlukan komitmen bersama untuk menjaga dan memulihkan fungsi hutan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan hutan memiliki peran yang sangat penting tidak hanya bagi kelangsungan ekosistem, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan agar pemanfaatan sumber daya alam tidak merusak keseimbangan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha serta masyarakat luas.
“Semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama bahwa hutan adalah aset bangsa yang sangat berharga. Jika kita tidak menjaganya dengan baik, maka dampaknya akan dirasakan oleh generasi berikutnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Penajam Paser Utara Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, silaturahmi yang terjalin dengan baik akan mempermudah koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” jelasnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung berbagai program pembangunan yang berjalan di wilayah Penajam Paser Utara, selama tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan hutan yang memiliki fungsi vital bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kerusakan lingkungan dapat memicu berbagai permasalahan lain seperti bencana alam, berkurangnya sumber air, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan harus menjadi perhatian bersama.
Kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan atau corporate social responsibility (CSR).
Perwakilan manajemen PT ITCI Kartika Utama menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.
Perusahaan juga terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar melalui berbagai program pemberdayaan dan kegiatan sosial.
Menurut pihak perusahaan, keberadaan industri harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Acara buka puasa bersama ini semakin terasa hangat ketika para tamu undangan saling berbincang dan berbagi pandangan mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
Selain tokoh nasional dan aparat keamanan, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan pemerintah daerah juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Mereka sepakat bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Kebersamaan yang terjalin dalam suasana Ramadan tersebut juga menjadi simbol pentingnya menjaga persatuan dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh tamu undangan berkumpul untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana penuh keakraban terlihat ketika para tamu saling berbagi cerita dan pengalaman.
Setelah berbuka puasa bersama, acara dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah yang semakin memperkuat nuansa kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Bagi banyak pihak yang hadir, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah secara pribadi, tetapi juga tentang memperkuat hubungan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa kolaborasi antara berbagai pihak dapat menghasilkan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Dengan adanya komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan dapat diatasi secara bersama-sama.
Kegiatan buka puasa bersama di kawasan PT ITCI Kartika Utama ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus memperkuat hubungan antar berbagai pihak.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai pesan penting yang berkaitan dengan pembangunan dan pelestarian lingkungan.
Dengan semangat Ramadan yang penuh keberkahan, seluruh pihak yang hadir berharap agar kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus terjaga.
Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan pembangunan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian alam.
Buka puasa bersama ini pun akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.







