Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta pemerintah pusat untuk tidak lagi menaikkan Cukai Hasil Tembakau (CHT)

Berita, Jabar486 Dilihat

Bandung – lintasnusa.com–22 Maret 2025 – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta pemerintah pusat untuk tidak lagi menaikkan Cukai Hasil Tembakau (CHT). Menurutnya, kebijakan kenaikan cukai rokok setiap tahun justru memperburuk peredaran rokok ilegal di wilayahnya, yang berimbas pada menurunnya pendapatan negara dari sektor tersebut.

“Rokok ilegal itu sangat tumbuh marak di Jawa Barat, sehingga pendapatan cukai dari rokoknya menurun. Kenapa rokok ilegal marak? Karena cukai rokoknya mahal,” ujar Dedi dalam keterangannya di Bandung, Jumat (21/3).
Dedi menambahkan, kenaikan CHT selama ini juga tidak berhasil mengurangi jumlah perokok. Meskipun harga rokok meningkat, masyarakat tetap membelinya, bahkan dengan mengorbankan kebutuhan pokok lainnya, seperti makanan bergizi bagi keluarga mereka.

Baca Juaga Artikel : Polres Metro Bekasi Cek Kesiapan Jalur Mudik, Pastikan Pelayanan Maksimal untuk Pemudik

ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan kenaikan cukai rokok perlu dikaji ulang, sebab dampaknya tidak sesuai dengan tujuan awal pemerintah dalam menekan angka perokok. Dedi juga mengkritisi bahwa kebijakan ini justru menambah beban ekonomi masyarakat kecil, yang lebih rentan terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Oleh karena itu, saya meminta agar ke depan tidak ada lagi kenaikan cukai rokok. Tapi kalau kenaikan tunjangan bagi pegawai, saya setuju,” pungkasnya.

Hingga saat ini, kebijakan cukai rokok masih menjadi perdebatan di kalangan pemangku kebijakan dan masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak sebelum menetapkan keputusan lebih lanjut

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *