Prancis Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Bersinar dan Les Bleus Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Berita, Olahraga51 Dilihat

Lintasnusa.com – Timnas Prancis tampil luar biasa saat menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bermain di New York/New Jersey Stadium, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB, Les Bleus sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 sekaligus memastikan tempat di babak 16 besar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kemenangan ini kembali menegaskan status Prancis sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Kylian Mbappe menjadi sosok paling bersinar setelah mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya lahir dari aksi Bradley Barcola.

Berkat kemenangan tersebut, skuad asuhan Didier Deschamps akan menghadapi Paraguay pada babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung di Philadelphia, Minggu (5/7/2026) WIB.

Prancis Mendominasi Sejak Menit Awal

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Prancis langsung mengambil inisiatif menyerang. Penguasaan bola berada di atas 65 persen sepanjang babak pertama, sementara Swedia lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.

Baca Juga : Tottenham Salip Manchester United dalam Perburuan Mateus Fernandes, Transfer Masih Terbuka

Lini tengah Prancis yang dikomandoi Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga mampu mengontrol tempo permainan. Aliran bola yang cepat membuat pertahanan Swedia bekerja ekstra keras menutup ruang gerak Mbappe, Barcola, dan para pemain depan lainnya.

Meski mendominasi permainan, Les Bleus sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Swedia. Jacob Zetterstrom beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat skor tetap imbang hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama.

Gol Spektakuler Mbappe Pecah Kebuntuan

Kebuntuan akhirnya pecah tepat menjelang turun minum. Pada menit ke-45, Kylian Mbappe memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Berawal dari umpan pendek di sisi kiri, Mbappe melakukan kontrol bola sempurna sebelum melewati dua pemain bertahan Swedia di dalam kotak penalti.

Tanpa ragu, kapten Prancis itu melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang tidak mampu dijangkau Jacob Zetterstrom.

Gol tersebut membuat Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri memasuki paruh kedua pertandingan.

Bradley Barcola Gandakan Keunggulan

Memasuki babak kedua, Prancis tidak mengendurkan tekanan. Intensitas serangan terus meningkat dan memaksa Swedia bertahan semakin dalam.

Hasilnya terlihat ketika Bradley Barcola berhasil menggandakan keunggulan Les Bleus melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah menerima umpan matang dari sektor kanan.

Gol tersebut membuat Swedia harus bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Namun kondisi itu justru memberikan ruang lebih besar bagi Prancis untuk melancarkan serangan balik cepat.

Mbappe Tutup Kemenangan Les Bleus

Pada pertengahan babak kedua, Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan kesalahan lini belakang Swedia, penyerang berusia 27 tahun itu melakukan sprint cepat sebelum menaklukkan Jacob Zetterstrom melalui tendangan mendatar yang mengarah ke pojok gawang.

Gol kedua Mbappe sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Prancis.

Brace tersebut juga menambah koleksi gol Mbappe sepanjang Piala Dunia 2026 dan memperbesar peluangnya bersaing dalam perebutan Sepatu Emas turnamen.

Didier Deschamps Puas dengan Penampilan Tim

Pelatih Didier Deschamps layak merasa puas melihat performa anak asuhnya. Selain tampil efektif dalam menyerang, lini belakang Prancis juga menunjukkan organisasi permainan yang sangat solid.

Swedia hampir tidak memperoleh peluang bersih sepanjang pertandingan karena rapatnya koordinasi lini pertahanan Les Bleus.

Keseimbangan antara lini belakang, tengah, dan depan menjadi modal penting bagi Prancis menghadapi fase gugur yang semakin kompetitif.

Swedia Gagal Keluar dari Tekanan

Di sisi lain, Swedia sebenarnya datang dengan semangat tinggi untuk memberikan kejutan. Namun mereka kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang diterapkan Prancis.

Minimnya penguasaan bola membuat para pemain Swedia lebih banyak bertahan dibanding membangun serangan.

Ketika mencoba menyerang, mereka juga sering kehilangan bola di area tengah sehingga serangan mudah dipatahkan.

Prancis Tantang Paraguay di Babak 16 Besar

Kemenangan atas Swedia mengantarkan Prancis menghadapi Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Di atas kertas, Les Bleus lebih diunggulkan berkat kualitas individu pemain dan pengalaman tampil di turnamen besar. Namun Deschamps dipastikan tidak akan menganggap remeh lawannya.

Paraguay dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin dan beberapa kali mampu merepotkan tim-tim besar dalam turnamen internasional.

Karena itu, Prancis tetap harus tampil fokus agar tidak mengalami kejutan.

Mbappe Kembali Menjadi Pembeda

Kylian Mbappe kembali membuktikan dirinya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Dua gol yang dicetak bukan hanya menunjukkan ketajamannya sebagai penyerang, tetapi juga memperlihatkan kepemimpinan sebagai kapten tim nasional Prancis.

Kecepatan, teknik, serta kemampuan menyelesaikan peluang menjadikan Mbappe sebagai ancaman terbesar bagi setiap lawan yang dihadapi Les Bleus.

Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, peluang Prancis untuk melangkah jauh bahkan kembali mengangkat trofi Piala Dunia akan semakin terbuka.

Kesimpulan

Prancis sukses menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dominasi permainan sejak menit awal, performa gemilang Kylian Mbappe yang mencetak dua gol, serta kontribusi Bradley Barcola menjadi kunci kemenangan Les Bleus.

Hasil ini memastikan langkah Prancis ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Paraguay. Dengan performa yang terus meningkat, skuad Didier Deschamps menjadi salah satu favorit kuat untuk melangkah hingga partai final dan kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.