PSIM Yogyakarta Matangkan Persiapan Super League 2026/2027, Gelar Hingga Tujuh Laga Uji Coba di Kota Gudeg

Berita, Olahraga60 Dilihat

Yogyakarta, Lintasnusa.com – PSIM Yogyakarta terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027 dengan memusatkan seluruh agenda pramusim di Kota Yogyakarta. Manajemen Laskar Mataram memastikan tim tidak akan menjalani pemusatan latihan di luar daerah dan memilih memaksimalkan fasilitas serta lawan uji coba yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Langkah tersebut diambil agar tim pelatih dapat lebih fokus membangun kekompakan skuad sekaligus mengukur perkembangan performa pemain melalui serangkaian pertandingan uji coba yang akan berlangsung sepanjang Agustus 2026.

Baca Juga : Alejandro Garnacho Resmi Gabung Aston Villa dari Chelsea, Usung Misi Bangkit di Premier League

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengatakan bahwa klub telah menyusun agenda enam hingga tujuh pertandingan uji coba sebelum kompetisi resmi dimulai pada 4 September 2026.

Fokus Pramusim di Yogyakarta

Menurut Iksan Mahar, keputusan untuk tetap berada di Yogyakarta merupakan hasil evaluasi manajemen setelah mempertimbangkan efektivitas program latihan, kondisi pemain, hingga efisiensi anggaran.

Awalnya sempat muncul rencana membawa tim menjalani laga tandang selama masa pramusim. Namun setelah dilakukan berbagai pertimbangan, PSIM akhirnya memilih menggelar seluruh pertandingan persahabatan di kandang sendiri.

“Kami memang fokus di Yogya. Akan ada laga uji coba enam sampai tujuh kali, dan kami memaksimalkan tim-tim yang bermain di sini. Ada beberapa tim yang training camp di sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah, mereka bersedia untuk bermain di sini,” ujar Iksan Mahar.

Dengan strategi tersebut, tim pelatih dapat lebih mudah memonitor perkembangan pemain tanpa harus menghadapi kelelahan akibat perjalanan jauh.

Lawan Uji Coba Disusun Bertahap

PSIM tidak sembarangan memilih lawan selama pramusim. Tim pelatih telah menyusun tahapan pertandingan agar tingkat kesulitan meningkat secara bertahap sesuai perkembangan kesiapan tim.

Iksan menjelaskan bahwa konsep pertandingan uji coba dibuat layaknya anak tangga, dimulai dari menghadapi lawan dengan level kompetisi lebih rendah sebelum berhadapan dengan klub-klub elite Super League.

“Kami akan menaikkan seperti anak tangga dalam proses exhibition game ini. Mulai mungkin dari tim Liga Nusantara, kemudian Championship, setelah itu Super League,” jelasnya.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu pemain beradaptasi secara bertahap terhadap intensitas pertandingan yang semakin tinggi.

Jadwal Uji Coba Sepanjang Agustus

Seluruh agenda pertandingan persahabatan dijadwalkan berlangsung selama bulan Agustus 2026.

PSIM menargetkan memainkan satu pertandingan setiap pekan sebagai bagian dari evaluasi perkembangan tim.

Menjelang peluncuran resmi skuad musim baru, intensitas pertandingan akan ditingkatkan melalui simulasi jadwal kompetisi.

“Pokoknya kami full di bulan Agustus. Setiap pekan akan ada satu laga uji coba. Di akhir nanti menjelang launching, akan sepekan kami coba memainkan simulasi seperti kalau ada League Cup, main dua kali dalam sepekan,” kata Iksan.

Simulasi tersebut bertujuan membiasakan para pemain menghadapi jadwal padat yang kemungkinan akan dijalani selama musim kompetisi berlangsung.

Mayoritas Digelar Tertutup

Untuk sementara waktu, sebagian besar pertandingan uji coba akan digelar secara tertutup.

Langkah ini diambil agar tim pelatih memiliki keleluasaan menguji berbagai skema permainan tanpa tekanan dari luar.

Meski demikian, manajemen tidak menutup kemungkinan membuka beberapa sesi latihan maupun pertandingan apabila mendapat persetujuan dari pelatih kepala.

“Mayoritas akan digelar internal, tapi nanti kalau head coach membuka kesempatan untuk fans dan media seperti latihan kemarin, ada kemungkinan akan dibuka,” ujar Iksan.

Keputusan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan tim selama proses persiapan.

Bidik Klub-Klub Super League

Selain menghadapi tim dari Liga Nusantara dan Championship, PSIM juga ingin mengukur kemampuan skuad melawan klub-klub peserta Super League.

Manajemen mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah klub yang sedang menjalani training camp di Yogyakarta.

Beberapa nama besar disebut masuk dalam daftar calon lawan uji coba, di antaranya:

  • Bhayangkara FC
  • PSM Makassar
  • Borneo FC
  • Madura United
  • Arema FC

Namun hingga kini jadwal pertandingan masih menunggu kepastian kalender kompetisi dari operator liga.

“Kami memang sudah punya slot tanggal dan itu kami lagi coba menyesuaikan, kira-kira di mana tim-tim Super League bisa kami hadapi karena mereka juga tentu punya rangkaian latihan dan program masing-masing,” tutur Iksan.

Jika terealisasi, pertandingan melawan klub-klub papan atas tersebut akan menjadi ujian penting bagi kesiapan PSIM sebelum kompetisi dimulai.

Tidak Ada Uji Coba Melawan PSS Sleman

Di tengah antusiasme publik DIY yang menantikan duel sesama klub asal Yogyakarta, Iksan Mahar memastikan bahwa laga melawan PSS Sleman belum masuk agenda pramusim.

Menurutnya, pertemuan kedua tim sebaiknya terjadi saat kompetisi resmi bergulir sehingga atmosfer rivalitas tetap terjaga.

“Enggak lah, itu jangan duluan. Biar ketemu nanti saja sudah di liga. Kalau sesama tim DIY enggak ada,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menutup spekulasi mengenai kemungkinan derby DIY pada masa pramusim.

Persiapan Menuju Musim Perdana di Super League

Sebagai salah satu tim yang akan tampil di Super League 2026/2027, PSIM ingin memastikan seluruh aspek tim berada dalam kondisi terbaik.

Tidak hanya memperkuat komposisi pemain, tetapi juga membangun chemistry antarpemain serta menerapkan filosofi permainan yang diinginkan pelatih.

Program latihan yang dipadukan dengan pertandingan uji coba bertahap diyakini akan membantu meningkatkan performa tim sebelum kompetisi resmi dimulai pada awal September.

Optimisme Laskar Mataram

Manajemen PSIM berharap seluruh agenda pramusim berjalan sesuai rencana sehingga tim memiliki kesiapan maksimal menghadapi persaingan ketat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kehadiran lawan-lawan berkualitas dalam laga uji coba diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan tim sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pelatih sebelum menentukan komposisi terbaik.

Dengan persiapan yang matang, Laskar Mataram menargetkan mampu tampil kompetitif pada musim perdananya di Super League 2026/2027 dan memberikan kebanggaan bagi para pendukung setia mereka.