23 Warga Israel Luka-Luka Akibat Serangan Rudal Iran di Wilayah Pesisir dan Utara

Berita699 Dilihat

Tel Aviv, Lintasnusa.com – 22 Juni 2025 Sebanyak 23 warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka setelah serangan rudal balistik Iran menggempur beberapa wilayah di Israel, termasuk Distrik Pesisir, Distrik Tengah, dan Kawasan Dan. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan dan kendaraan, serta menimbulkan kepanikan di kalangan warga.

Komando Pertahanan Dalam Negeri (IDF Home Front Command) menyatakan bahwa serangan terbaru Iran terdiri dari dua gelombang: sekitar 20 rudal pada gelombang pertama, dan kurang dari 10 pada gelombang kedua. Serangan tersebut terjadi di empat lokasi utama:

Tel Aviv: 13 orang luka ringan

Nes Tziona: 6 orang luka ringan

Haifa: 3 orang luka ringan

Jalan raya dekat Beer Yaakov: 1 orang luka sedang akibat pecahan peluru di tubuh bagian atas

Baca Juga : Polsek Kawali Dukung Musyawarah Pramuka sebagai Wadah Kaderisasi dan Pembinaan Karakter Generasi Muda

IDF mengonfirmasi adanya kesalahan teknis dalam sistem sirene di wilayah Haifa. Menurut keterangan resmi, kerusakan yang terjadi di Haifa kemungkinan besar berasal dari sistem interseptor IDF, bukan dari rudal balistik Iran. Karena sirene dirancang hanya untuk menyala jika mendeteksi rudal atau fragmennya (bukan interseptor), maka peringatan tidak terdengar di area tersebut.

Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel melaporkan bahwa beberapa bangunan bertingkat dua di wilayah sentral mengalami kerusakan parah hingga roboh. Magen David Adom (MDA) menyatakan bahwa petugas mereka masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi untuk memastikan tidak ada korban tambahan.

“Ini adalah lokasi dengan kehancuran besar,” kata paramedis MDA, Moti Nissan, di lokasi kejadian. “Kami segera melakukan pencarian bersama pasukan pemadam kebakaran dan Komando Pertahanan Dalam Negeri. Kami siap memberikan penanganan medis bila ditemukan korban tambahan selama pencarian berlangsung.”

Sebelum terjadinya serangan, militer Israel telah mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadang ancaman. Masyarakat diimbau untuk tetap berada di ruang perlindungan apabila sirene peringatan berbunyi, dan menunggu instruksi lebih lanjut dari otoritas setempat.

Pihak IDF menegaskan bahwa meskipun terdapat laporan kerusakan cukup luas di Tel Aviv, tingkat kehancuran masih berada dalam skala yang serupa dengan insiden sebelumnya. Tidak ditemukan indikasi penggunaan senjata baru oleh pihak penyerang.

Perkembangan lebih lanjut akan diumumkan oleh otoritas keamanan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *