BMKG Pasang Lebih dari 10.000 Detektor di 191 Daerah, Perkuat Pemantauan Cuaca, Gempa, dan Tsunami

Berita95 Dilihat

Jakarta, Lintasnusa.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat sistem pemantauan nasional dengan memasang lebih dari 10.000 detektor yang tersebar di 191 daerah di seluruh Indonesia. Ribuan perangkat tersebut digunakan untuk memantau kondisi cuaca ekstrem, aktivitas gempa bumi, hingga potensi tsunami secara real time.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Menurut Faisal, seluruh detektor tersebut terpasang di stasiun-stasiun BMKG yang berada di berbagai wilayah dan dipantau langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG.

“Ini terpantau di UPT-UPT BMKG, stasiun-stasiun yang tersebar di 191 daerah di Indonesia, dengan 10 ribu lebih alat yang memantau kondisi cuaca serta gempa dan tsunami,” ujar Teuku Faisal Fathani dalam sidang kabinet paripurna.

Baca Juga : Tiga Kecamatan di Banyuwangi Diterjang Banjir, 1.512 KK Terdampak

Ia menjelaskan bahwa pemasangan ribuan detektor tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan sistem peringatan dini (early warning system) guna meminimalkan risiko dan dampak bencana alam, khususnya di wilayah rawan gempa dan tsunami.

Dengan dukungan teknologi pemantauan yang semakin luas dan terintegrasi, BMKG berharap informasi kebencanaan dapat disampaikan lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran kepada masyarakat serta pemerintah daerah.

Langkah ini juga dinilai penting dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penguatan mitigasi bencana dan perlindungan keselamatan masyarakat, mengingat Indonesia berada di kawasan rawan bencana geologi dan hidrometeorologi.

BMKG menegaskan akan terus melakukan pemeliharaan, peningkatan kapasitas alat, serta penguatan sumber daya manusia di tingkat pusat dan daerah agar sistem pemantauan nasional dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *