Jakarta, Lintasnusa.com – 21 Juli 2026 Dua pria yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan warga setelah gagal membawa kabur sepeda motor milik warga di kawasan Jalan Karbela, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026) siang. Kedua terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa setelah terjatuh saat berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial melalui sejumlah video yang memperlihatkan kerumunan warga mengelilingi kedua terduga pelaku. Dalam rekaman tersebut tampak beberapa warga meluapkan emosi, sementara warga lainnya berupaya mencegah tindakan kekerasan lebih lanjut sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.
Aksi Diduga Dilakukan Dua Orang
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menjelaskan bahwa aksi dugaan pencurian dilakukan oleh dua orang yang datang menggunakan satu sepeda motor.
Menurut keterangan kepolisian, salah seorang bertugas sebagai eksekutor yang diduga berupaya membawa kabur kendaraan sasaran, sedangkan rekannya menunggu di atas sepeda motor untuk memantau situasi sekitar.
“Dua pelaku datang berboncengan. Satu eksekutor curanmor dan satu lagi memantau dari motornya,” ujar AKP Joko Adi Wibowo.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum mengungkap identitas lengkap kedua terduga pelaku. Dalam keterangan yang tersedia disebutkan keduanya berinisial LM dan NS.
Aksi Dipergoki Warga
Peristiwa bermula ketika salah satu terduga pelaku diduga berhasil menyalakan sepeda motor milik warga yang menjadi target pencurian.
Namun, aktivitas tersebut diketahui oleh warga sekitar yang kemudian meneriaki kedua terduga pelaku.
Teriakan warga memicu kepanikan sehingga keduanya berusaha meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor yang mereka bawa.
Upaya pelarian tersebut tidak berlangsung mulus karena warga segera melakukan pengejaran.
Terjatuh Setelah Menabrak Tong Sampah
Dalam proses melarikan diri, kedua terduga pelaku kehilangan kendali setelah kendaraan yang mereka gunakan menabrak sebuah tong sampah.
Benturan tersebut menyebabkan keduanya terjatuh sehingga tidak dapat melanjutkan pelarian.
AKP Joko Adi Wibowo menjelaskan bahwa sepeda motor yang diduga menjadi sasaran pencurian akhirnya ditinggalkan di lokasi saat pelaku berusaha menyelamatkan diri.
“Pelaku ini berusaha kabur setelah diteriaki warga, motor curian dilepas, berupaya kabur bersama teman tapi tabrak tong sampah, akhirnya jatuh. Ditangkap warga, lalu diamuk massa.”
Sempat Menjadi Sasaran Amukan Massa
Setelah berhasil diamankan warga, kedua terduga pelaku sempat mengalami aksi main hakim sendiri.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah warga memukul kedua pria tersebut.
Namun dalam rekaman yang sama terlihat pula beberapa warga lain berusaha menenangkan situasi dan mencegah tindakan kekerasan berlanjut sebelum petugas kepolisian datang mengamankan lokasi.
Kepolisian kemudian mengambil alih penanganan dan mengevakuasi kedua terduga pelaku.
Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, aparat menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Barang bukti yang diamankan meliputi:
- Sebilah golok.
- Satu alat berbentuk letter T yang diduga digunakan untuk merusak sistem penguncian kendaraan.
- Dua mata kunci.
Menurut kepolisian, keberadaan barang-barang tersebut menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut mengenai dugaan tindak pidana yang dilakukan kedua terduga pelaku.
“Barang bukti yang ditemukan menunjukkan ada indikasi pidana.”
Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan proses penyidikan.
Kedua Terduga Pelaku Dirawat di Rumah Sakit
Akibat aksi kekerasan yang dilakukan massa, kedua terduga pelaku mengalami sejumlah luka.
Petugas kemudian membawa keduanya ke Rumah Sakit Polri untuk memperoleh penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses hukum.
Langkah tersebut dilakukan sesuai prosedur kepolisian guna memastikan kondisi kesehatan terduga pelaku sebelum pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus Ditangani Polsek Metro Setiabudi
Setelah proses evakuasi dan penanganan medis, perkara dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut kini ditangani oleh Polsek Metro Setiabudi.
Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku, mengumpulkan alat bukti, serta meminta keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.
Proses penyidikan juga akan menentukan dugaan tindak pidana yang dapat dikenakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
Masyarakat yang memergoki dugaan pelaku kejahatan diimbau segera melaporkannya kepada kepolisian dan menghindari tindakan main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum maupun membahayakan keselamatan semua pihak.
Kepolisian menegaskan bahwa setiap orang yang diduga melakukan tindak pidana tetap berhak menjalani proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.
Kesimpulan
Dua pria yang diduga terlibat dalam upaya pencurian sepeda motor di Jalan Karbela, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, berhasil diamankan warga setelah gagal melarikan diri dan terjatuh akibat menabrak tong sampah. Keduanya kemudian diserahkan kepada kepolisian setelah sempat menjadi sasaran amukan massa.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa golok, alat berbentuk letter T, dan dua mata kunci. Kedua terduga pelaku kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Polri sebelum diproses lebih lanjut oleh Polsek Metro Setiabudi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.













