Gelar Layanan Kesehatan, Warga Kimaam Antusias Sambut Kehadiran TNI

Berita353 Dilihat

Papua – lintasnusa.com–Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Kewilayahan RI-PNG Yonif 141/AYJP Pos Kimaam kembali menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (9/4/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh Satgas Yonif 141/AYJP dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau layanan medis. Para personel kesehatan memberikan pemeriksaan umum, pengobatan ringan, hingga pembagian obat-obatan secara cuma-cuma.

Komandan Pos Kimaam, Kapten Inf Hendri Ardiansah, S.T.Han, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud kepedulian mendalam terhadap kondisi masyarakat perbatasan yang masih minim akses fasilitas kesehatan.

“Kami datang bukan hanya sebagai penjaga tapal batas negara, tapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Kesehatan adalah hak semua warga, termasuk mereka yang berada di wilayah paling ujung negeri ini,” ujarnya.

Respon masyarakat begitu hangat dan antusias. Sejak pagi, warga berdatangan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Salah satu tokoh masyarakat, Bapak Pius, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh TNI.

Baca Juga : TNI Tanamkan Semangat Belajar Anak Papua Lewat Kegiatan Literasi di Lanny Jaya

“Kami merasa sangat terbantu. Kadang kami sulit menjangkau puskesmas karena jarak yang jauh. Tapi hari ini, Bapak TNI datang langsung ke kampung kami. Terima kasih banyak atas kepeduliannya,” tuturnya penuh haru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Yonif 141/AYJP untuk hadir secara aktif dan humanis di tengah-tengah masyarakat Papua, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan wilayah, tapi juga memberikan solusi atas kebutuhan dasar seperti kesehatan.

Dengan semangat pengabdian, Satgas Yonif 141/AYJP terus membuktikan bahwa keberadaan TNI di tanah Papua bukan hanya simbol kekuatan, tapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.

(RED

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *