IDF Hancurkan Tiga Jet Tempur F-14 Iran di Tengah Operasi Rising Lion

Berita511 Dilihat

Tel Aviv, Lintasnusa.com – 21 Juni 2025 Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan serangan presisi yang berhasil menghancurkan tiga jet tempur F-14 milik Iran di wilayah tengah negara tersebut. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi lanjutan dalam Operasi Rising Lion yang kini memasuki hari kesembilan.

Juru Bicara IDF Brigadir Jenderal Effie Defrin menyampaikan dalam konferensi pers Sabtu malam bahwa sekitar 60 pesawat tempur Angkatan Udara Israel (IAF) dilibatkan dalam misi pengeboman tersebut. “Serangan terhadap tiga jet F-14 dilakukan tepat di jantung Iran,” ujar Defrin.

Defrin juga mengungkap bahwa pesawat-pesawat tempur Israel menghantam sejumlah infrastruktur militer lainnya di wilayah tengah dan barat daya Iran pada hari yang sama, berdasarkan data intelijen yang sangat akurat.

Lebih lanjut, IDF menyatakan bahwa target serangan tidak hanya terbatas pada jet tempur. IAF juga menghancurkan sistem radar deteksi militer serta baterai pertahanan udara Iran. Langkah ini bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer Iran dalam mendeteksi dan menanggapi serangan udara.

“Kami menargetkan setiap elemen dalam rantai produksi rudal Iran, demi mencegah mereka mengembangkan kemampuan strategisnya,” kata Defrin.

Dalam laporan lanjutan yang dirilis Senin malam, IDF mengungkapkan bahwa sebuah drone tempur berhasil menghantam dua dari tiga jet F-14 hanya beberapa menit sebelum dijadwalkan lepas landas dari pangkalan udara di Teheran.

Baca Juga : 23 Warga Israel Luka-Luka Akibat Serangan Rudal Iran di Wilayah Pesisir dan Utara

Jet F-14 Tomcat merupakan pesawat tempur buatan Amerika Serikat yang dikirimkan ke Iran pada 1976 saat negara tersebut masih dipimpin oleh Shah Mohammad Reza Pahlavi. Setelah Revolusi Iran 1979, seluruh armada F-14 diambil alih oleh Republik Islam Iran dan terus digunakan hingga kini, menjadikannya satu-satunya negara di dunia yang masih mengoperasikan jet tempur generasi lama ini. Sementara itu, Angkatan Laut AS sendiri telah mempensiunkan F-14 sejak 2006 dan menggantinya dengan F-18.

Serangan ini mempertegas strategi Israel untuk menggempur fasilitas militer kunci di dalam wilayah Iran guna melemahkan potensi ancaman rudal dan udara ke wilayah Israel. IDF menegaskan bahwa Operasi Rising Lion akan terus berlanjut hingga seluruh target strategis dinetralkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *