Jalan Tanjungjaya–Sukaraja–Mangunreja Ditutup Sementara Akibat Longsor Parah

Berita, Jabar277 Dilihat

Tasikmalaya, 14 Mei 2025 — lintasnusa.com–Hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya pada Rabu sore menyebabkan longsor besar di Jalan Raya Mangunreja–Sukaraja, tepatnya di Kampung Cibeureum, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Tanjungjaya. Akibatnya, jalan utama yang menghubungkan Tasikmalaya Selatan dengan Singaparna ini ditutup sementara

Longsoran menggerus setengah badan jalan sepanjang sekitar 10 meter dengan kedalaman mencapai 20 meter. Di bawah titik longsor terdapat gorong-gorong besar yang menyalurkan air irigasi ke Sungai Ciwulan, meningkatkan risiko longsor susulan.

Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Nandang, menjelaskan bahwa meskipun sebagian jalan masih tampak utuh, kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara. Oleh karena itu, arus lalu lintas dialihkan, dan kendaraan roda empat dilarang melintas di lokasi tersebut.

Untuk pengendara dari arah Sukaraja menuju Singaparna, disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Sukarame atau Cikalapa. Meskipun rute ini lebih jauh beberapa kilometer, langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan.

Petugas dari Polsek Tanjungjaya dan Satlantas Polres Tasikmalaya telah memasang garis polisi, rambu peringatan, dan penghalang di lokasi kejadian untuk mencegah warga melintas di area rawan tersebut.

Baca Juga : Meyado anggota Koramil 06 Meyado melaksanakan kegiatan Komsos bersama warga.

Ketua Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyatakan bahwa timnya telah menuju lokasi untuk melakukan penilaian dan membantu evakuasi jika diperlukan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, risiko longsor susulan tetap ada. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan perbaikan agar akses jalan dapat pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal

Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan situasi, warga dapat mengikuti pembaruan melalui kanal resmi pemerintah daerah dan media lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar