Kades di Sukabumi Jaminkan STNK Mobil Pribadi demi Biaya Berobat Warganya

Berita, Jabar378 Dilihat

Sukabumi, Lintasnusa.com – 27 Mei 2025 Aksi mulia Kepala Desa di Sukabumi viral, rela menjaminkan STNK mobilnya ke rumah sakit demi membantu pengobatan warganya yang tak mampu. Aksi kemanusiaan menyentuh hati dilakukan seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kades tersebut rela menjaminkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil pribadinya ke rumah sakit demi membiayai pengobatan warganya yang sedang sakit keras dan tidak memiliki jaminan kesehatan.

Peristiwa ini terjadi pada pekan ketiga Mei 2025 dan menjadi viral setelah warga serta tenaga medis membagikannya di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, sang Kades terlihat mendampingi seorang pasien di IGD sambil menyerahkan STNK kepada pihak rumah sakit sebagai bentuk jaminan pembayaran.

Menurut informasi yang dihimpun, warga yang dibantu merupakan seorang lansia miskin yang mendadak mengalami kondisi kritis dan harus segera mendapatkan penanganan medis. Namun karena tidak memiliki BPJS atau dana cukup, keluarga pasien nyaris tak dilayani.

Mengetahui hal tersebut, sang Kades langsung turun tangan. Karena prosedur administrasi rumah sakit mengharuskan adanya jaminan biaya, Kades tersebut tanpa ragu menyerahkan STNK mobil pribadinya agar pasien bisa segera ditangani.

“Saya tidak tega melihat warga saya kesulitan. Kalau harus menjaminkan kendaraan pribadi demi nyawa manusia, saya siap,” ujar sang Kades kepada wartawan.

Aksi heroik ini menuai banyak pujian dari warganet dan masyarakat Sukabumi. Tidak sedikit yang menganggap bahwa tindakan ini mencerminkan kepemimpinan sejati—yang hadir bukan hanya dalam birokrasi, tapi juga saat rakyat benar-benar membutuhkan bantuan nyata.

Baca Juga : Bocorkan Punya Pacar Baru, Dedi Mulyadi Diduga Dekat dengan Mahasiswi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi pun merespons cepat dan menyatakan akan turun tangan untuk membantu biaya pengobatan warga tersebut, sekaligus memberikan apresiasi kepada sang Kades.

“Kami akan telusuri kondisi pasien dan akan membantu proses pemulihannya. Aksi Pak Kades ini sangat luar biasa dan patut jadi contoh bagi pejabat publik lainnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Sukabumi, saat dikonfirmasi.

Sementara itu, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa pasien sudah mendapatkan perawatan intensif, dan pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan administrasi yang tertunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *