Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Utara Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pengawas di Ternate

Berita141 Dilihat

Ternate, Lintasnusa.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Utara (Kanwil Ditjen Imigrasi Malut) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi lima orang pejabat pengawas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate pada Kamis (20/03).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Maluku Utara, Ian Fidihanto Markos, yang secara resmi mengambil sumpah jabatan para pejabat yang baru dilantik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Pelantikan Pejabat Pengawas untuk Penguatan Kinerja Organisasi

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, lima pejabat pengawas secara resmi diambil sumpah jabatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Momen ini menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang keimigrasian.

Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini adalah bentuk kepercayaan negara kepada saudara untuk mengemban amanah dalam jabatan pengawas,” ujar Ian Fidihanto Markos dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan institusi.

Pesan Kakanwil: Dedikasi, Integritas, dan Inovasi

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya dedikasi, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugas sebagai pejabat pengawas.

Menurutnya, tantangan di bidang keimigrasian semakin kompleks seiring dengan perkembangan globalisasi dan mobilitas manusia yang semakin tinggi. Oleh karena itu, diperlukan aparatur yang profesional dan adaptif terhadap perubahan.

“Kami berharap saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi integritas, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat selalu bekerja sesuai dengan arahan dan kebijakan pimpinan, sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Dukung Program Asta Cita Presiden dan Akselerasi Kementerian

Lebih lanjut, Kakanwil menekankan pentingnya dukungan terhadap program nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah, termasuk program Asta Cita Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa terdapat enam program prioritas di bidang keimigrasian yang harus menjadi fokus utama seluruh jajaran.

Adapun enam program tersebut meliputi:

Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital

Pengembangan autogate di seluruh bandara internasional

Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Pencegahan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)

Penguatan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI)

Pengembangan lounge khusus pekerja migran

Pelaksanaan bakti sosial di wilayah perbatasan dan sekitar satuan kerja imigrasi

Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian di Indonesia.

Transformasi Digital Jadi Kunci Pelayanan Modern

Salah satu fokus utama yang ditekankan dalam sambutan Kakanwil adalah pentingnya transformasi digital dalam layanan keimigrasian.

Digitalisasi dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Dengan adanya sistem digital, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan.

Selain itu, pengembangan sistem autogate di bandara internasional juga menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan imigrasi.

Autogate memungkinkan proses pemeriksaan keimigrasian dilakukan secara otomatis, sehingga dapat mengurangi antrean dan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.

Peran Strategis Imigrasi dalam Pencegahan Kejahatan Transnasional

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyoroti peran penting imigrasi dalam mencegah berbagai kejahatan lintas negara, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Menurutnya, pengawasan yang ketat di pintu masuk dan keluar wilayah negara menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kejahatan tersebut.

Pejabat pengawas diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, serta bekerja sama dengan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Peningkatan Pelayanan bagi Pekerja Migran

Selain fokus pada pengawasan, Kakanwil juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan bagi pekerja migran Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan lounge khusus bagi pekerja migran di berbagai titik layanan imigrasi.

Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta perlindungan bagi para pekerja migran yang akan berangkat maupun kembali ke tanah air.

Bakti Sosial sebagai Wujud Kepedulian

Tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif, jajaran imigrasi juga didorong untuk aktif dalam kegiatan sosial, khususnya di wilayah perbatasan dan sekitar satuan kerja.

Kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara institusi dengan warga.

Pesan Inspiratif dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Di akhir sambutannya, Kakanwil menyampaikan pesan inspiratif dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pejabat untuk tetap rendah hati dalam menjalankan tugas, meskipun memiliki jabatan yang tinggi.

“Tetap rendahkan dirimu walaupun posisimu tinggi, bila waktumu tiba tempatmu akan lebih rendah dari pijakanmu saat merendah,” kutipnya.

Pesan ini diharapkan dapat menjadi pedoman moral bagi para pejabat dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Harapan ke Depan

Dengan dilantiknya lima pejabat pengawas ini, diharapkan kinerja Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Utara semakin meningkat, baik dalam pelayanan publik maupun pengawasan keimigrasian.

Para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan institusi.

Selain itu, sinergi antarinstansi juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung program pemerintah di bidang keimigrasian.

Penutup

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pengawas di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Utara menjadi langkah penting dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan komitmen yang tinggi, integritas yang kuat, serta semangat inovasi, para pejabat diharapkan mampu menjawab tantangan dan membawa perubahan positif bagi institusi dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *