Keerom, Papua – lintasnusa.com— Kisah mengharukan datang dari Distrik Yaffi, Keerom, Papua. Seorang dokter Satgas Yonif 512/QY, Lettu Ckm dr. Dedi Anwar Nasution, menjadi pahlawan yang menyelamatkan dua nyawa dalam keadaan yang sangat mendesak. Tanpa ragu, dr. Dedi segera bergegas setelah mendapat laporan dari warga bahwa seorang ibu yang sedang hamil besar membutuhkan bantuan untuk melahirkan di tengah hutan.
Dengan peralatan medis seadanya, dr. Dedi langsung melakukan tindakan persalinan darurat di lokasi yang jauh dari fasilitas medis. Tanpa berpikir panjang, ia menenangkan ibu yang sedang kesakitan dan dengan keahlian serta ketenangannya, berhasil mengeluarkan bayi tersebut dengan selamat.
Keheningan hutan pun terpecah oleh tangisan bayi yang menandakan kehidupan baru telah hadir. Kabar baik tersebut disambut dengan syukur dan haru oleh seluruh warga sekitar. Ibu dan anak yang sempat berada dalam ancaman bahaya kini dapat bernapas lega, berkat kerja keras dr. Dedi dan tim yang mendukungnya
.
Suami dari Mama Fewe Wafner, sang ibu yang melahirkan, tidak bisa menahan rasa terima kasihnya. Ia tak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada dr. Dedi yang telah menyelamatkan nyawa istrinya dan anaknya.
Baca Juga : Kecelakaan di Jalan PB. Sudirman Denpasar Barat, Dua Orang Dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah
“Kami sangat berterima kasih kepada dr. Dedi dan tim yang telah bekerja dengan luar biasa. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika beliau tidak datang tepat waktu,” ujar Wafner dengan mata berkaca-kaca.
Kisah ini menjadi bukti nyata pengabdian TNI yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut berperan dalam menyelamatkan nyawa masyarakat di daerah terpencil seperti Keerom, Papua. Kepahlawanan dr. Dedi dan tim Satgas Yonif 512/QY akan selalu dikenang oleh warga setempat sebagai tindakan yang penuh dedikasi dan keberanian.













