Koramil 07/Alasa Jalin Komsos dengan BPP PPL di Namohalu Esiwa, Bahas Ketahanan Pangan

Berita335 Dilihat

Nias Utara, 16 April 2025 lintasnusa.copm–Wujud sinergi antara TNI dan instansi pertanian ditunjukkan oleh personel Koramil 07/Alasa, yakni Serka Marinu Harefa dan Sertu Martin Zalukhu, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Koordinator Lapangan BPP PPL Kecamatan Namohalu Esiwa, yang berlangsung di Desa Banuasibohou, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Rabu (16/04/25).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan petani di wilayah tersebut.

Menurut Serka Marinu Harefa, Komsos ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, menyamakan persepsi, serta membahas potensi dan tantangan pertanian yang dihadapi masyarakat desa.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami ingin mendukung langsung para petani dan penyuluh agar bisa terus produktif. Kerja sama dengan BPP dan PPL sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan BPP PPL Namohalu Esiwa menyambut baik kehadiran Babinsa dan menyampaikan bahwa sinergi seperti ini memperkuat semangat para penyuluh dan kelompok tani dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan dari Koramil. Pendampingan seperti ini memberi motivasi lebih bagi petani,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga mengenai rencana pelatihan pertanian terpadu, bantuan benih, serta pemanfaatan lahan tidur di beberapa dusun.

Desa Banuasibohou sendiri merupakan salah satu desa agraris di Kecamatan Namohalu Esiwa yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun masih menghadapi tantangan seperti akses bibit unggul, pelatihan teknis, dan pengelolaan hasil panen. Dengan adanya kegiatan Komsos ini, harapannya akan muncul solusi kolaboratif yang langsung menyentuh kebutuhan petani di lapangan.

Sertu Martin Zalukhu menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam mendampingi program pertanian adalah bagian dari tugas pembinaan wilayah yang bersifat menyeluruh, baik dari aspek keamanan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut membantu rakyat agar mandiri secara ekonomi. Petani adalah tulang punggung desa, maka mereka harus diperkuat,” jelasnya.

Baca Juga : Babinsa Sahabat Anak, Bantu Penyeberangan Pelajar di Sungai Oyo Nias Barat

Dalam dialog yang berlangsung hangat itu, para pihak juga menyepakati agenda tindak lanjut, seperti pendataan lahan produktif, pendampingan kelompok tani, serta rencana kunjungan bersama ke kebun warga. Seluruh kegiatan ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala demi tercapainya hasil yang maksimal.

Tokoh masyarakat dan kepala desa yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan komitmen Koramil 07/Alasa dalam memajukan pertanian di daerah mereka.

“Kami merasa diperhatikan dan didampingi. Ini jadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja keras,” ucap Kepala Desa Banuasibohou.

Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan instansi terkait, diharapkan kesejahteraan petani di Nias Utara, khususnya di Kecamatan Namohalu Esiwa, dapat terus meningkat. Komunikasi sosial seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan membentuk kolaborasi nyata di tengah masyarakat.

Redaksi lintasnusa.com

“Bersama Rakyat, TNI Kuat — Bersama Petani, Desa Tumbuh dan Mandiri”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar