Pria Asal Salopa Ditemukan Meninggal di Rumah Temannya di Argasari, Kota Tasikmalaya

Berita, Jabar377 Dilihat

Tasikmalaya, Lintasnusa.com – Suasana sore di kawasan Jalan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya mendadak heboh setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi tak bernyawa pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Hadi Agi Priyadi (33), warga Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya.

Jasad Hadi pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, yang merupakan teman dekat korban. Menyadari bahwa Hadi telah meninggal dunia, pemilik rumah segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Cihideung bersama Tim Identifikasi dari Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Perwira Pengawas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Subarman, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut.

“Laporan masuk sekitar pukul lima sore, bahwa ada seseorang ditemukan meninggal di rumah warga di kawasan Argasari,” ujar Iptu Subarman kepada awak media. Ia menyebutkan bahwa korban tengah menumpang tinggal di rumah temannya.

“Korban adalah warga Salopa. Ia tinggal sementara di rumah temannya di sini. Saat ditemukan, korban berada di kamar belakang dalam kondisi tergeletak,” jelasnya.

Baca Juga : Lembaga dan Pemerintahan Desa Neglasari Ucapkan Selamat atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya

Dari keterangan pemilik rumah, diketahui bahwa Hadi sehari-hari bekerja sebagai mekanik bengkel. Beberapa waktu sebelumnya, korban sempat mengeluhkan rasa sakit pada bagian pinggang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Jenazah Hadi telah dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk keperluan visum.

Pihak keluarga korban telah dihubungi, dan proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban, namun tetap menunggu hasil visum guna memperjelas dugaan awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *